Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kajian

SEJARAH ILMU ALAT

ASAL-USUL ILMU NAHWU Ilmu Nahwu merupakan suatu disiplin ilmu yang menjadi alat utama bagi pendidikan pesantren  terutama di pondok salaf,  yang kerap di pelajari mulai dari kelas bawah sampai kelas tinggi. Ilmu Nahwu sangat penting sekali karena dengan mempelajarinya, santri bisa membaca aksara botak ( kitab gundulan, tidak berharakat), tentu saja dengan dibantu ilmu Shorof, yang dicetuskan pertama kali oleh Mu’ad bin Muslim Al-Harro’, Ilmu Shorrof juga bisa di sebut sebagai “Ibu seluruh Ilmu”(أُم العلوم ) karena ilmu shorrof menyerupai Ibu dalam melahirkan, tujuannya: Ibu melahirkan anak, demikian juga Shorrof melahirkan kalimat, sehingga Ilmu-ilmu yang lain membutuhkan Shorrof sebagaimana butuhnya anak pada Ibunya. Ilmu Nahwu sering disebut sebagai ilmu alat, dan juga bisa di sebut “bapak seluruh ilmu” (أب العلوم ), karena ilmu nahwu menyerupai bapak dalam hal mendidik baik pada anak-anaknya, demikian juga ilmu Nahwu yang berperan  membuat baik pada kalimat-kalimat, la...

SHOLAT QASHAR

  SALAT QASAR Dalam mengarungi kehidupan tidak lepas dari yang namanya perjalanan, karena perjalanan  merupakan bagian dari kehidupan. Entah itu perjalanan spiritual atau perjalanan kemanusiaan. Perjalanan spiritual erat hubungannya dengan sang pencipta, sedangkan perjalanan kemanusiaan hubungannya dengan sesama manusia.  Berbicara perjalanan, Teringat dengan lagu Berita Kepada Kawan yang dinyanyikan oleh Ebiet G Ade, berikut cuplikannya “Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan, sayang engkau tak duduk disampingku kawan“. Namun, di sini tidak akan membahas perjalanan yang dimaksud dalam lirik tersebut, lirik tersebut hanya salah satu contoh betapa luasnya pembahasan tentang kata perjalanan. Dari itu,  kembali pada pembahasan tentang perjalanan yang berkaitan erat dengan ibadah shalat. Dalam hal ini ada dua istilah yang digunakan dalam literatur fiqh, yaitu salat qashar dan salat jama’. Namun kali ini,yang akan dibahas  salat qoshar saja. Untuk mengawali pembaha...

Kesunnahan Mengangkat Tangan dalam Holat

KESUNNAHAN MENGANGKAT TANGAN DALAM SHOLAT Ibadah merupakan wujud pengabdian seorang hamba kepada tuhannya. Dalam pengabdiannya tidak lepas dari intruksi-intruksi yang menuntun jalannya proses pengabdian. Dan intruksi itu, bersumber dari Al-Qur’an, Hadits, Ijma’, dan Qiyas. Dari itu, ibadah yang kita lakukan, yang konon katanya sebagai wujud pengabdian kepada sang pencipta, haruslah berdasarkan empat dalil tersebut, untuk ibadah sunnah juga demikian. Misal shalat, dalam shalat, ada yang namanya takbiratul ikhram, dalam takbirotul ihkram, ada kesunnahan mengangkat tangan, untuk mendapatkan kesunnahan rof’u al-yadain atau mengangkat tangan, tidak hanya mengangkat tangan, tanpa memperhatikan batasanan-batasan berdasarkan dalil.  Praktek mengangkat tangan atau yang dalam istilah fiqih disebut dengan rof’u al-yadain merupakan bagian kesunnahan sholat. Hal ini berdasarkan keterangan dalam kitab Al-Hawi Al-Kabir : الحاوي الكبير (2/ 98) (مسألة) : قال الشافعي رضي الله عنه: " وَيَرْفَعُ ...

Jamaah, oh jamaah

       Di kalangan nahdliyin tidak asing lagi dengan kata jamaah, terutama di kalangan para santri. Di setiap sudut Pondok Pesantren,  jamaah sudah menjadi kegiatan sehari-hari bagi Kang Santri terutama dalam sholat. Jamaah menjadi wasilah penggalangan pahala dan juga sebagai sarana agar santri selalu bekerja sama dan kompak dalam mengerjakan hal-hal lain sebagai wujud pengejawantahan jamaah dalam sholat. Walaupun ada sebagian kalangan yang menganggap jamaah sebagai hal yang remeh, entah karena mereka masih berfikir banyak hal penting yang mampu mengalahkan keutamaan berjamaah. Namun kami dalam ulasan kali ini bukan  membahas hal yang demikian. Disini kami hendak membahas perihal problematika mengenai  jamaah yang terjadi di kalangan para santri.       Jamaah yang terjalin antara makmum dan imam, menuntut seorang makmum untuk mengikuti sholat sang imam. Namun, terkadang muncul suatu masalah dimana Kang Santri merasa tidak nyaman ket...

Kajian Seputar Mengqodho' Sholat

 KAJIAN SEPUTAR MENGQODHO’ SHOLAT      Sholat merupakan suatu ritual penghambaan yang dilaksanakan seorang muslim, serta menjadi sebuah  identitas kemukminan seorang hamba atas iman yang telah diyakininya. Tapi tak jarang seorang hamba, entah sebab keegoisan atau keminiman dalam berilmu dan berhikmah menganggap ritual ini sebagai hal yang hanya wujud dalam gerakan sehingga membuat seorang hamba lebih memilih gerakan-gerakan lain yang mampu memberi bukan hanya gerakan saja.      Dari sini Penulis merasa perlu untuk meluruskan dan memperbaiki beberapa hal mengenai ibadah kita, bukan dari segi ilmu tasawwuf yang berkaitan dengan hati, niat, ikhlas, dan tazkiyat an-nafs. Namun, melalui pandangan fiqih sebagai langkah awal dalam memperbaiki kesalahan atau kekurangan yang telah lewat dan berhusn adz-dzan kuat akan masa mendatang sehingga tercatat sebagai min ‘ibaadik ash-sholihin.        Mengqodho’ (mengganti) sholat adalah sebu...