Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2021

QODIYAL HAJAD DI SUNGAI

  QODIYAL HAJAT DI SUNGAI/ TEMPAT TERBUKA PERTANYAAN : Bolehkah qodiyal hajat di sungai tanpa ada penutup? JAWABAN : Diperinci :  1. Boleh, jika memang sungai tersebut benar-benar sepi dari adanya manusia lain. 2. Tidak boleh (haram), jika sungai tersebut terdapat orang (bukan mahram). CATATAN :  Beberapa perkara (adab) yang perlu diperhatikan ketika Qodiyal Hajat tanpa ada penutup. Hukum asal adab itu sunnah, namun bisa wajib dilakukan, seperti : tidak menghadap kiblat dan membelakanginya.  Sedangkan untuk menutup aurat hukum Sunnah jika dalam keadaan sendirian/ sepi dari keramaian, akan tetapi bisa wajib, jika ada kehadiran manusia yang haram untuk melihatnya. Qodiyal hajat hendaknya menjauhi dari keramaian dan bersembunyi agar tidak diketahui orang. NB : Air sungai yang keruh (lekko,Madura red.) juga bisa di kategorikan sebagai penutup dalam Qodiyal hajat. REFRENSI : بلوغ المرام من أدلة الأحكام (ص: 31) وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا; أَنَّ النَّبِيَّ...

SEJARAH

  MASUKNYA ISLAM KE NUSANATARA INDONESIA DAN PERKEMBANGANNYA Oleh : Ust. Faiqul Umam Beberapa kelompok orang masih berpemahaman bahwa masuknya Islam ke Nusantara Indonesia terjadi pada abad ke 13 M atau 15 M yang di tandai dengan hadirnya Wali Songo. Dari kalangan sejarawan pun demikian. Para sejarawan yang berpendapat demikian tidak memberikan penjelasan yang memuaskan. Mereka tidak menjelaskan daerah mana di antara Nusantara Indonesia yang demikian luas, sebagai pintu masuknya Islam. Dan apakah Islam di bawa oleh wiraniagawan atau guru – guru tasawuf. Dan nampaknya belum ada pemahaman yang seragam, antara masa awal masuknya Islam ke Nusantara dan masa perkembangan ajaran Islam di Nusantara. Padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup jauh, baik dari sisi pengertian maupun waktunya. Untuk itu perlu untuk terus menginterpretasikan dan menuliskan kembali tentang sejarah masuknya Islam ke Nusantara Indonesia khususnya. Sejalan dengan pesan ayat suci Al Qur’an surat Al Hasyr aya...

HUKUM MENGERASKAN BACAAN SUNNAH DALAM SHALAT

  HUKUM MENGERASKAN BACAAN SUNNAH DALAM SHALAT ALUR CERITA MASALAH : Mas Senol merupakan salah satu orang yang selalu berusaha untuk khusyu’ ketika shalat, sehingga tidak di elakkan pada waktu pembacaan توجه ( do'a iftitah ), dan تعوذ dia sedikit mentalafudzkannya dengan tujuan agar khusyu’. Namun, tindakan Mas Senol ini menuai ketidak nyamanan Mas Fendi yang kebetulan shalat di sampingnya, hingga Mas Fendi ogah dan tidak mau shalat di dekatnya. NB : _Do'a iftitah (توجه) dan ta'awud (تعوذ) merupakan salah satu bacaan yang di sunnah-kan dalam shalat._ PERTANYAAN : Apakah tindakan Mas Senol  seperti alur cerita diatas  masih bisa mendapatkan  kesunnahan  dalam توجه dan تعوذ ? JAWABAN : Tidak mendapatkan kesunnahan,  bahkan mendapat dua hukum makruh, pertama, sebab mengeraskan bacaan bukan pada tempatnya, kedua, karena, sampai tashwish ( mengganggu konsentrasi ) terhadap makmum lain. Jadi, bagi makmum harus pelan, dikhawatirkan mengganggu orang lain, sedan...

DON'T WORRY, REZEKI PARA PENUNTUT ILMU DI TANGGUNG ALLAH SWT

JANGAN RAGU, REZEKI PARA PENCARI ILMU DI TANGGUNG ALLAH SWT. Oleh : Abdil Arif Tidak sedikit dari kalangan kita yang masih meragukan bahkan phobia terhadap biaya pendidikan. Hingga gagal menyekolahkan dan memondokkan anak, dengan dalih tidak memiliki biaya, biaya pas-pasan atau apalah yang di sulap menjadi alasan. Ilustrasi ini menggambarkan minimnya keimanan kita. Mari kita simak firman Allah SWT dalam Al -Qur'an Surat Hud ayat 6 berikut : وَمَا مِنْ دَآ بَّةٍ فِى الْاَ رْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَ يَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ Artinya : "Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)." (QS. Hud 11: Ayat 6) Jika kita mau memperhatikan, bagaimana indahnya Allah Swt. dalam mengatur rezeki setiap makhluk, termasuk rezeki pencari ilmu, niscaya sanubari kita ...

PUISI

  SANG MAHA GURU Karya : Robie Emha ___________________________ Saat takdir membawa kami ke taman surga Zainul Hasanain genggong Kami mengenal sosok maha guru yang begitu istimewa Kiai... Kiai Moh.Hasan Abdil Bar  Engkau sang maha guru Dengan pancaran ilmu di setiap gerak kehidupan Engkau isi relung hati dengan cinta dan kedaamaian Semerbak petuahmu berisikan nasehat, dan bimbingan Bagai pelangi yang selalu memberi keindahan Kiai... Engkau telah mengajari kami tentang membimbing tanpa menggiring Menasehati tanpa mencaci Mengasihi tanpa mengharap balas kasih Engkau benar-benar tauladan Dalam samudra kehidupan Kiai... Rintihan malammu  Menyentuh getaaran kalbu Menjadi bukti pengorbananmu Kiai... Kami menangis saat menatap wajahmu yang nampak lelah Namun engkau tetap membimbing kami dengan istiqomah Kiai... Kami menangis saat engkau sakit tak tertahan Tapi engkau tetap menebarkan senyuman ... Hari itu,, Ahad 30 agustus 2020 Menjelang magrib Saat gemuruh sayup lirik nadhom be...

PENGABDIAN di TANAH RANTAU

PENGABDIAN DI TANAH RANTAU Oleh : Ust. Sadidil Itqon Tak terasa Pondok Pesantren tercinta kita sudah berusia 21 th. Yang mana pondok ini semakin tahun semakin maju, semakin lama semakin berkembang dan santrinya melonjak yang membutuhkan bangunan yang ber-tonggak. Uniknya, pondok kita tidak menggunakan brosur-brosur sebagai promosi dan poster-poster sebagai pengenal diri, akan tetapi cukup dengan membuktikan dengan kualitas santri dan alumni yang menonjol dalam berbagai bidang seperti, bahasa asing dan kajian kitab klasik yang asik. Penulis sedikit ingin bercerita dan berbagi terkait guru bantu, menurut sepengalaman penulis, menjadi guru bantu tidaklah se-enak bayangan dulu saat masih sekolah, menjadi guru bantu itu ada susah senang, pahit dan manisnya, mengapa begitu ? iya , jika hanya dipandang dari segi fasilitas, semua sudah memadai dan lengkap dari tempat tidur empuk, lauk pauk yang menumpuk, mandi tanpa harus mengantri bertumpuk-tumpuk, namun, terlepas dari itu semua ada yang haru...