Skip to main content

SAYYIDUL AYYAM

 




 JUMAT BUKAN MALAM HOROR APALAGI LIBIDO


Jumat adalah lebaran sepekan dan malam Jumat adalah malam terpenting bagi Muslim. Di malam dan hari Jumat kita dianjurkan untuk ceria, mandi, memakai parfum serta berbagi doa, harapan dan sedekah. Hari Jum'at disebut juga sebagai rajanya hari, sebagaimana dawuh Al-Habib 'abdullah bin Alawi Al-Haddad dalam kitab 'ianatu at-thalibin juz : 2 hal : 63, sebagai berikut :

ู‚ุงู„ ุณูŠุฏู†ุง ุงู„ู‚ุทุจ ุงู„ุบูˆุซ ุณูŠุฏูŠ ุงู„ุญุจูŠุจ ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุนู„ูˆูŠ ุงู„ุญุฏุงุฏ: (ูˆุงุนู„ู…) ุฃุณุนุฏูƒ ุงู„ู„ู‡ ุฃู† ูŠูˆู… ุงู„ุฌู…ุนุฉ ุณูŠุฏ ุงู„ุฃูŠุงู….

[ุงู„ุจูƒุฑูŠ ุงู„ุฏู…ูŠุงุทูŠ ,ุฅุนุงู†ุฉ ุงู„ุทุงู„ุจูŠู† ุนู„ู‰ ุญู„ ุฃู„ูุงุธ ูุชุญ ุงู„ู…ุนูŠู† ,2/63]
Dan perlu diketahui juga alasan penamaan hari Jum'at, berdasarkan pendapat ulama yang kami temukan didalam kitab 'ianatu at-thalibin juz : 2 hal : 63, bahwasannya pada hari ini ( Jum'at ), tempat berkumpulnya manusia, dan pada hari ini ( Jum'at ) juga nabi Adam as dipertumakan dengan ibu hawa di Musdalifah, berikut cuplikan penjelasan ulama terkait ini :

ูˆุณู…ูŠุช ุจุฐู„ูƒ: ู„ุงุฌุชู…ุงุน ุงู„ู†ุงุณ ู„ู‡ุง، ุฃูˆ ู„ุงู† ุขุฏู… ุงุฌุชู…ุน ููŠู‡ุง ู…ุน ุญูˆุงุก ู…ู† ู…ุฒุฏู„ูุฉ، ูู„ุฐู„ูƒ ุณู…ูŠุช ุฌู…ุนุง

Malam Jumat yang ditetapkan sebagai malam sakral dan momen paling tepat untuk beribadah dan bermunajat telah direduksi bahkan didistorsi dan diidentikkan dengan dua konotasi negatif, yaitu malam horor dan malam libido. Sebagian orang menjadikan malam pengampunan ini sebagai bahan canda jorok dengan dalih sebuah opini temurun yang dipastikan begitu saja sebagai teks hadis. Padahal menurut Syekh Wahbah Az-Zuhayli dalam karyanya Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, cetakan kedua, 1985 M/1305, Beirut, Darul Fikr, juz 3 halaman 556 :

ูˆู„ูŠุณ ููŠ ุงู„ุณู†ุฉ ุงุณุชุญุจุงุจ ุงู„ุฌู…ุงุน ููŠ ู„ูŠุงู„ ู…ุนูŠู†ุฉ ูƒุงู„ุงุซู†ูŠู† ุฃูˆ ุงู„ุฌู…ุนุฉ، ูˆู…ู† ุงู„ุนู„ู…ุงุก ู…ู† ุงุณุชุญุจ ุงู„ุฌู…ุงุน ูŠูˆู… ุงู„ุฌู…ุนุฉ.

Bahwasannya, tidak ada kesunnahan berhubungan suami istri ( jima' ) pada hari tertentu, seperti malam Senin atau malam Jum'at. tapi, ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa disunnahkannya berhubungan sexual pada malam Jum'at.

Namun, dalil yang digunakan untuk mendasari Sunnah berhubungan intim suami istri pada malam Jum'at itu tidak secara jelas, seperti kutipan riwayat yang menyebutkan perkawinan para nabi di hari Jum'at oleh Abu Nashar Muhammad bin Abdurrahman Al-Hamadani dalam karyanya  As-Sab‘iyyat fi Mawa’izhil Bariyyat pada hamisy Al-Majalisus Saniyyah, berikut ;

ุฑูˆู‰ ุฃู†ุณ ุจู† ู…ุงู„ูƒ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุจุงู„ุฅุณู†ุงุฏ ุงู„ุฐูŠ ุฐูƒุฑู†ุงู‡ ููŠ ุงู„ู…ุฌู„ุณ ุงู„ุฃูˆู„ ู‚ุงู„ ุณุฆู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุนู† ูŠูˆู… ุงู„ุฌู…ุนุฉ ูู‚ุงู„ ูŠูˆู… ุตู„ุฉ ูˆู†ูƒุงุญ ู‚ุงู„ูˆุง ูƒูŠู ุฐู„ูƒ ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ู‚ุงู„ ู„ุฃู† ุงู„ุฃู†ุจูŠุงุก ุนู„ูŠู‡ู… ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ูƒุงู†ูˆุง ูŠู†ูƒุญูˆู† ููŠู‡

Artinya: Sahabat Anas bin Malik RA meriwayatkan dengan sanad yang telah kami sebutkan di bab pertama, ia bercerita bahwa Rasulullah SAW ditanya perihal hari Jumat. Rasulullah menjawab: (Jumat) adalah hari hubungan dan perkawinan. Sahabat bertanya: Bagaimana demikian, ya Rasulullah? Nabi Muhammad SAW menjawab: Para nabi dahulu menikah di hari ini. 
(Abu Nashar Muhammad bin Abdurrahman Al-Hamadani, As-Sab‘iyyat fi Mawa’izhil Bariyyat pada hamisy Al-Majalisus Saniyyah (Semarang, Maktabah Al-Munawwir, tanpa tahun, halaman 110).  

Namun teks tersebut hanya memuat perihal hari Jum'at yang baik untuk berhubungan dan nikah, bukan anjuran senggama dengan iming-iming  pahala bernada sadis (membunuh Yahudi).

Mungkin karena teks tersebut menyebut hari berhubungan dan perkawinan, hingga ditafsirkan oleh sebagian agamawan sebagai  anjuran bersenggama pada malam Jumat.

Jumat adalah hari istimewa yang dengannya Allah mengagungkan dan menghiasi Islam. Allah memuliakan umat Muhammad SAW dengan hari Jumat, yang tidak diberikan kepada umat nabi terdahulu. Terdapat beberapa dalil yang menunjukkan keutamaan hari Jumat. Bahkan ada beberapa ulama yang secara khusus menjadikannya dalam satu bentuk karya, seperti kitab nur al-Lum’ah fi Khashaish al-Jumat, karya Syekh Jalaluddin al-Suyuthi.

Disana dijelaskan secara gamblang oleh Syekh Jalaluddin al-Suyuthi amalan-amalan keutamaan hari Jum'at, dari mulai terbit fajar menyambut datangnya hari Jum'at sampai senja menutup hari Jum'at, jelas disana apa saja amalan khusus hari Jum'at.
Berikut cuplikan teks yang kami ambil dalam kitab nur al-Lum’ah fi Khashaish al-Jumat, kami ambil terkait faedah membaca surat Al - Kahfi pada hari Jum'at disitu dijelaskan secara gamblang, salah satunya adalah akan disinari cahaya diantara dua Jum'at. Berikut cuplikannya :

ุฃุฎุฑุฌ ุงู„ุญุงูƒู… ูˆุงู„ุจูŠู‡ู‚ูŠ ุนู† ุฃุจูŠ ุณุนูŠุฏ ุงู„ุฎุฏุฑูŠ، ุนู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„: ู…ู† ู‚ุฑุฃ ุณูˆุฑุฉ ุงู„ูƒู‡ู ูŠูˆู… ุงู„ุฌู…ุนุฉ ุฃุถุงุก ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ู†ูˆุฑ ููŠู…ุง ุจูŠู†ู‡، ูˆุจูŠู† ุงู„ุจูŠุช ุงู„ุนุชูŠู‚.
87- ูˆุฃุฎุฑุฌ ุนู† ุฎุงู„ุฏ ุจู† ู…ุนุฏุงู† ู‚ุงู„: ู…ู† ู‚ุฑุฃ ุณูˆุฑุฉ ุงู„ูƒู‡ู ู‚ุจู„ ุฃู† ูŠุฎุฑุฌ ุงู„ุฅู…ุงู… ูƒุงู†ุช ู„ู‡ ูƒูุงุฑุฉ ููŠู…ุง ุจูŠู†ู‡ ูˆุจูŠู† ุงู„ุฌู…ุนุฉ، ูˆุจู„ุบ ู†ูˆุฑู‡ุง ุงู„ุจูŠุช ุงู„ุนุชูŠู‚.
88- ูˆุฃุฎุฑุฌ ุงุจู† ู…ุฑุฏูˆูŠู‡ ุนู† ุงุจู† ุนู…ุฑ، ู‚ุงู„: ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู…ู† ู‚ุฑุฃ ุณูˆุฑุฉ ุงู„ูƒู‡ู ูŠูˆู… ุงู„ุฌู…ุนุฉ ุณุทุญ ู„ู‡ ู†ูˆุฑ ู…ู† ุชุญุช ู‚ุฏู…ู‡ ุฅู„ู‰ ุนู†ุงู† ุงู„ุณู…ุงุก ูŠุถูŠุก ู„ู‡ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ، ูˆุบูุฑ ู„ู‡ ู…ุง ุจูŠู† ุงู„ุฌู…ุนุชูŠู†.
89- ูˆุฃุฎุฑุฌ ุงู„ุถูŠุงุก ููŠ ุงู„ู…ุฎุชุงุฑุฉ ุนู† ุนู„ูŠ، ู‚ุงู„: ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: ู…ู† ู‚ุฑุฃ ุงู„ูƒู‡ู ูŠูˆู… ุงู„ุฌู…ุนุฉ، ูู‡ูˆ ู…ุนุตูˆู… ุฅู„ู‰ ุซู…ุงู†ูŠุฉ ุฃูŠุงู…، ูˆุฅู† ุฎุฑุฌ ุงู„ุฏุฌุงู„ ุนุตู… ู…ู†ู‡.

[ุงู„ุณูŠูˆุทูŠ ,ู†ูˆุฑ ุงู„ู„ู…ุนุฉ ููŠ ุฎุตุงุฆุต ุงู„ุฌู…ุนุฉ, ]

Senggama atau jimak, sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan natural setiap makhluk biologis tak perlu dianjurkan, apalagi disertai dengan janji imbalan pahala yang lebay. Ia pasti dilakukan bila dibutuhkan. Ini berbeda dengan ibadah yang merupakan taklif sebagai buah kesadaran rasional sebagian orang.

Terlepas dari kontroversi itu, kita perlu mengembalikan citra kudus malam dan hari Jumat agar tak terasosiasi dengan horor hantu dan humor libido.

Refrensi :

'ianatut Thalibin juz 2 hal 63
Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, cetakan kedua, 1985 M/1305, Beirut, Darul Fikr, juz 3 halaman 556
As-Sab‘iyyat fi Mawa’izhil Bariyyat pada hamisy Al-Majalisus Saniyyah
Abu Nashar Muhammad bin Abdurrahman Al-Hamadani, As-Sab‘iyyat fi Mawa’izhil Bariyyat pada hamisy Al-Majalisus Saniyyah (Semarang, Maktabah Al-Munawwir, tanpa tahun, halaman 110
nur al-Lum’ah fi Khashaish al-Jumat



Penulis :
Abdil Arif
Editor :
Ust. Bilal
Layouter :
Ust. Saifuddin

 

 


Comments

  1. Mantap ustadkuhh.. semoga bermanfaat bagi ummat khususnya yang selalu terdogma dengan kepercayaan2 adat sekitarnyaa๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿค๐Ÿค

    ReplyDelete
  2. Aamiin, lebih lebih bagi kami pribadi, dan terimakasih atas perhatiannya...salam litersi

    ReplyDelete
  3. Mohon maaf, ingin bertanya......pemirsa MUZ tau libido ga?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA

 MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA Pertanyaan: Bagaimana hukum mengumpulkan niat puasa Ramadan sebulan penuh pada malam pertama?  JAWABAN: Hukum niat puasa sebulan penuh pada malam pertama bulan ramadan adalah sunnah. Sedangkan hukum niat puasa setelah hari pertama, ulama berbeda pendapat: 1. Menurut madzhab syafi'iyah niat puasa untuk sebulan penuh hanya cukup untuk puasa satu hari, sehingga setiap puasa pada bulan Ramadan wajib diniati. 2. Sedangkan menurut imam Malik niat puasa Ramadan untuk sebulan penuh sudah mencukupi, sehingga untuk hari-hari berikutnya tidak wajib niat kembali. Seperti penjelasan yang terdapat dalam kitab attaqrirat assadidah halaman 440. Referensi :  ุงู„ุชู‚ุฑูŠุฑุงุช ุงู„ุณุฏูŠุฏุฉ ููŠ ู…ุณุงุฆู„ ุงู„ู…ููŠุฏุฉ ุต : 440 ูˆุชุฌุจ ุงู„ู†ูŠุฉ ู„ูƒู„ ูŠูˆู… ู„ุฃู† ูƒู„ ูŠูˆู… ุนุจุงุฏุฉ ู…ุณุชู‚ู„ุฉ ูˆู„ุง ุชูƒููŠ ู†ูŠุฉ ูˆุงุญุฏุฉ ู„ูƒู„ ุงู„ุดู‡ุฑ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุนุชู…ุฏ ูˆู„ูƒู† ุชุณู†, ูˆููŠู‡ุง ูุงุฆุฏุชุงู† : ุงู„ุฃูˆู„ู‰ ุตุญุฉ ุตูˆู… ูŠูˆู… ู†ุณูŠ ุชุจูŠูŠุช ุงู„ู†ูŠุฉ ููŠู‡ ุนู„ู‰ ู…ุฐู‡ุจ ุงู„ุฅู…ุงู… ู…ุงู„ูƒ, ูˆุงู„ุซุงู†ูŠุฉ ุฃุฎุฐู‡ ุงู„ุฃุฌุฑ ูƒุงู…ู„ุง ู„ูˆ ู…ุงุช ู‚ุจู„ ุชู…ุงู… ุงู„ุดู‡ุฑุง ุนุชุจุงุฑุง ุจู†ูŠุชู‡. ...

PUISI

Jeritan Haluan Kiri Oleh : Sholahul Amal SEANDAINYA ,,, Fanatik setingkat buta Kata pembodohan terdengar di mana-mana Mengkritik dinilai kekirian  Patuh konstitusi disebut sayap kanan Di era baru... Apa mau mu ?!!!!! Padahal komunis sudah hidup sengsara Ideologi nya hilang entah kemana Negara sudah tidak mungkin di tata secara fasis Warga tidak lagi diperlakukan dengan bengis Ide-ide bebas sekian lama tidak disuarakan  Gerakan reformasi terbungkam ketakutan Tapi mengapa fitnah komunis masih berkoar ??? Suka menuduh komunis pada lawan yang tidak sepemikiran Menilai sama antara komunis dan atheis Mengaku agamis,,,kelakuannya menduakan tuhan Dasar !!! wajah agamis bernafaskan atheis.* Persimpangan kiri jalan, 18 september 2021 Sang Cipta Benih Oleh: Mula Ragil Apa kabar kau dengan tunasmu Sudah besar berkembang Atau mulai goyah  Tertawan udara kepung wilayah ................ Kuatlah kau akar Kokohlah sang dahan Jangkaulah sorga kau ranting Tebarlah harap indah kau daun Moga ...

MENGIKUTI IMAM YANG LUPA ROKAAT SHOLAT

Pertanyaan : bagaimana tindakan yang benar bagi makmum, ketika mendapati imam menambah rakaat? Jawaban : Apabila makmum mendapati imam menambah raka'at dalam shalat, maka tidak boleh baginya mengikuti raka’at yang ditambah oleh  imam, dan hal tersebut bisa menyebabkan shalatnya batal. Karena dianggap bermain-main dalam shalat.  Akan tetapi, jika makmum tidak  sadar bahwa imam telah menambah rakaat, lalu dia mengikutinya, maka hukum sholatnya tidak batal.  Referensi: ูุฑุน) ู„ูˆ ู‚ุงู… ุฅู…ุงู…ู‡ ู„ุฒูŠุงุฏุฉ، ูƒุฎุงู…ุณุฉ، ูˆู„ูˆ ุณู‡ูˆุง، ู„ู… ูŠุฌุฒ ู„ู‡ ู…ุชุงุจุนุชู‡، ูˆู„ูˆ ู…ุณุจูˆู‚ุง ุฃูˆ ุดุงูƒุง ููŠ ุฑูƒุนุฉ، ุจู„ ูŠูุงุฑู‚ู‡، ูˆูŠุณู„ู…، ุฃูˆ ูŠู†ุชุธุฑู‡ - ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุนุชู…ุฏ -. [ุงู„ุจูƒุฑูŠ ุงู„ุฏู…ูŠุงุทูŠ، ุฅุนุงู†ุฉ ุงู„ุทุงู„ุจูŠู† ุนู„ู‰ ุญู„ ุฃู„ูุงุธ ูุชุญ ุงู„ู…ุนูŠู†، ูฅู /ูข] (ู‚ูˆู„ู‡: ู„ูˆ ู‚ุงู… ุฅู…ุงู…ู‡ ู„ุฒูŠุงุฏุฉ) ุฃูŠ ุนู„ู‰ ุตู„ุงุชู‡. (ู‚ูˆู„ู‡:ูƒุฎุงู…ุณุฉ) ุชู…ุซูŠู„ ู„ู„ุฒูŠุงุฏุฉ. (ู‚ูˆู„ู‡: ูˆู„ูˆ ุณู‡ูˆุง) ุฃูŠ ูˆู„ูˆ ู‚ุงู… ุญุงู„ ูƒูˆู†ู‡ ุณุงู‡ูŠุง ุจุฃู† ุตู„ุงุชู‡ ู‚ุฏ ูƒู…ู„ุช. (ู‚ูˆู„ู‡: ู„ู… ูŠุฌุฒ ู„ู‡ ู…ุชุงุจุนุชู‡) ุฃูŠ ู„ู… ูŠุฌุฒ ู„ู„ู…ุฃู…ูˆู… ุฃู† ูŠุชุงุจุนู‡ ููŠ ุงู„ุฑูƒุนุฉ ุงู„ุฒุงุฆุฏุฉ، ูุฅู† ุชุงุจุนู‡ ุจุทู„ุช ุตู„ุงุชู‡ ู„ุชู„ุงุนุจู‡، ูˆู…ุญู„ู‡ ุฅู† ูƒุงู† ุงู„ู…ุฃู…ูˆู… ุนุงู„ู…ุง ุจุงู„ุฒูŠุงุฏุฉ، ูุฅู† ูƒุงู† ุฌุงู‡ู„ุง ุจู‡ุง ูˆุชุงุจุนู‡ ููŠู‡ุง ู„ู… ุชุจุทู„...