Skip to main content

HUKUM MELUDAH SAAT SHALAT

Pertanyaan

Bagaimana hukum meludah di dalam sholat?

Jawaban

Jika meludah ke arah depan atau kanan, maka hukumnya makruh. Namun jika meludah ke arah kiri, maka diperbolehkan, dengan catatan tidak melakukan sholat di dalam masjid. Apabila shalat dikerjakan di masjid maka hukumnya haram, jika sampai mengenai bagian masjid.


 شرح كا شفة السجا

وتاسع عشرها بصق أماما ويمينا لايسارا لخبر الشيخين إذا كان أحدكم في الصلاة فإنه يناجي ربه عز وجل فلا يبزقن بين يديه ولا عن يمينه ولكن عن يساره وهذا في غير المسجد أما فيه فيحرم إن اتصل بشيء من أجزائه بل يبصق في طرف ثوبه من جانبه الأيسر  ويلف بعضه ببعض.


Terjemah:

Kemakruhan yang ke 19 adalah meludah ke arah depan dan kanan, karena terdapat hadits, “ketika salah satu dari kalian sholat, maka sesungguhnya kalian sedang memohon pada allah, maka hendaklah kalian tidak meludah ke arah depan dan kanan, kecuali ke arah kiri”. Hukum makruh ini, jika sholatnya tidak dilaksanakan di masjid, apabila dilakukan di masjid maka hukumnya haram, jika ludah mengenai bagian masjid. Cara meludah yang diperbolehkan adalah dengan meludah ke ujung pakaian lalu membungkusnya.

Comments

Popular posts from this blog

SAYYIDUL AYYAM

    JUMAT BUKAN MALAM HOROR APALAGI LIBIDO Jumat adalah lebaran sepekan dan malam Jumat adalah malam terpenting bagi Muslim. Di malam dan hari Jumat kita dianjurkan untuk ceria, mandi, memakai parfum serta berbagi doa, harapan dan sedekah. Hari Jum'at disebut juga sebagai rajanya hari, sebagaimana dawuh Al-Habib 'abdullah bin Alawi Al-Haddad dalam kitab 'ianatu at-thalibin juz : 2 hal : 63, sebagai berikut : قال سيدنا القطب الغوث سيدي الحبيب عبد الله بن علوي الحداد: (واعلم) أسعدك الله أن يوم الجمعة سيد الأيام. [البكري الدمياطي ,إعانة الطالبين على حل ألفاظ فتح المعين ,2/63] Dan perlu diketahui juga alasan penamaan hari Jum'at, berdasarkan pendapat ulama yang kami temukan didalam kitab 'ianatu at-thalibin juz : 2 hal : 63, bahwasannya pada hari ini ( Jum'at ), tempat berkumpulnya manusia, dan pada hari ini ( Jum'at ) juga nabi Adam as dipertumakan dengan ibu hawa di Musdalifah, berikut cuplikan penjelasan ulama terkait ini : وسميت بذلك: لاجتماع الناس لها، ...

Santri itu Mahkluk Apa ?

  SANTRI ITU MAKHLUK APA ? E-book   Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata santri mengandung dua makna, arti pertama adalah orang yang mendalami agama islam, dan yang ke-dua orang yang beribadah dengan sungguh-sungguh atau orang saleh. Istilah santri selama ini digunakan untuk menyebut kaum atau orang-orang yang sedang atau pernah memperdalam ajaran agama islam di Pondok Pesantren. Kata “Pesantren” inilah oleh sebagian kalangan diyakini sebagai asal-usul terciptanya istilah santri. Mendengar kata santri sudah pasti tidak asing lagi ditelinga kita, bahwasanya santri itu adalah orang yang berpeci, bersarung dan berbaju koko. Tidak hanya itu sering kali orang berspekulasi bahwa santri itu rajin ibadah, mengaji dll. Padahal sesuai dengan kenyataan yang ada tidak semua santri seperti itu. Apalagi pada zaman sekarang ini yang bisa juga disebut Zaman Android. Mulai bangun tidur sampai bangun lagi pasti tidak lepas dengan yang namanya handphone, mau ini lihat handphone,...

PUISI

Jeritan Haluan Kiri Oleh : Sholahul Amal SEANDAINYA ,,, Fanatik setingkat buta Kata pembodohan terdengar di mana-mana Mengkritik dinilai kekirian  Patuh konstitusi disebut sayap kanan Di era baru... Apa mau mu ?!!!!! Padahal komunis sudah hidup sengsara Ideologi nya hilang entah kemana Negara sudah tidak mungkin di tata secara fasis Warga tidak lagi diperlakukan dengan bengis Ide-ide bebas sekian lama tidak disuarakan  Gerakan reformasi terbungkam ketakutan Tapi mengapa fitnah komunis masih berkoar ??? Suka menuduh komunis pada lawan yang tidak sepemikiran Menilai sama antara komunis dan atheis Mengaku agamis,,,kelakuannya menduakan tuhan Dasar !!! wajah agamis bernafaskan atheis.* Persimpangan kiri jalan, 18 september 2021 Sang Cipta Benih Oleh: Mula Ragil Apa kabar kau dengan tunasmu Sudah besar berkembang Atau mulai goyah  Tertawan udara kepung wilayah ................ Kuatlah kau akar Kokohlah sang dahan Jangkaulah sorga kau ranting Tebarlah harap indah kau daun Moga ...