Skip to main content

HARI SANTRI

 



PEMUDA-PEMUDI DAN SANTRI SEBAGAI GENERASI NEGERI

Selama matahari terbit dari timur dan selama O2 (oksigen) masih bisa di rasakan manusia, selama itu juga semesta memiliki kata kematian dan selama kata kematian itu masih dikandung badan, maka kata generasi perlu diperhatikan.
Generasi merupakan pengganti/penerus yang telah mati. Pemuda pantas dikatakan generasi apalagi pemuda yang santri, karena pemuda masih memiliki semangat menggelora yang mampu membuat kesejahteraan di masa yang akan datang.
Kata kuncinya : Pemuda pemudi, santri dan generasi.

Pemuda sebagai generasi bangsa, yang akan meneruskan estafet kepeimpinan sebuah negara pernah di syairkan oleh syekh mustofa alghulayani
Sebagai berikut :

شبان المسلمين رجال الغد إن في يدكم أمر الأمة وفي أقدامها حياتها

"pemuda muslim hari ini merupakan pemimpin di masa depan, sesungguh nya di tanganmulah urusan bangsa dan di langkah mu lah kesejahteraanya”

Beliau memberikan ketegasan tentang penting nya seorang pemuda yang akan menjadi pemimpin di masa depan, karena masa depan negaranya tergantung bagaimana dan kemana para pemudanya membawa, apakah akan membawa negaranya pada kejayaan atau pada kehancuran?.

Menjadi karakter yang siap untuk memimpin negara dengan benar dan berintelektual yang tidak mudah goyah dengan hal-hal yang berbau negatif, ini merupakan pemuda dominan yang sudah di cerminkan oleh nabi kita nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis semasa beliau masih hidup, ada seorang pemuda yang benar-benar menjalankan perintah Allah dan tidak pernah lupa untuk beribadah dan menjaga diri dari godaan, dalam tanggapanya Nabi Muhammad SAW bersabda :

يعجب ربك من شاب ليست له صبوة

Tuhan mu kagum dengan pemuda yang tidak memiliki shabwah (kecenderungan pada hawa nafsu).

Jadi, menjadi pemuda yang selalu taat pada tuhannya dan menjaga dirinya dari godaan hawa nafsu merupakan kebanggaan tersenderi bagi nabi Muhammad SAW di hadapan Allah Swt.

Ketika kita sudah sedikit memahami kata generasi, maka yang pantas untuk kita pahami setelahnya ialah siapa yang di maksud dengan generasi bangsa yang baik?
Generasi yang baik ialah generasi yang mampu mewujudkan keinginan leluhur atau nenek moyangnya dan bisa memberikan lebih, dengan ini bisa kita tarik kesimpulan, bahwa generasi bangsa yang baik ialah generasi/penerus bangsa yang mampu membuat bangsanya itu menjadi sesuatu yang selaras dengan yang di inginkan oleh para leluhur (pejuang) dari bangsa itu, dan bahkan mampu memberikan lebih dalam menjalankan hal yang di inginkan oleh para leluhur(pejuang) dari bangsa tersebut.

Dari keterangan yang sudah kami jelaskan tentang apa itu generasi dan siapa yang di maksud dengan generasi bangsa yang baik? bisa kita tarik benang mearahnya, bahwa generasi tersebut adalah generasi bangsa indonesia yang mampu menggantikan tongkat estafet kemimpinan, jadi dalam hal ini santri harus siaga jiwa dan raga.

Sebenarnya siapa itu pemuda pemudi indonesia? Mereka adalah seluruh rakyat indonesia khususnya kita para pemuda pemudi bangsa Indonesia. Dan yang menjadi pertanyaan saat ini, ialah bagaimana peran generasi bangsa, khususnya kita para pemuda pemudi bangsa dalam meneruskan perjuangan para leluhur kita yang berjuang mati matian dalam rangka memerdekakan sebuah negara yang kaya akan suku, pulau, yang kaya akan rempah-rempah, dan yang kaya akan bahasa ini. apakah kita harus membuat negara indonesia ini menjadi negara yang lebih luas,lebih megah dari apa yang kita rasakan saat ini? dengan cara menjadikan negara lain di bawah kekuasaan negara indonesia atau menggunakan cara yang lain?

Bagaimana peran para generasi bangsa khususnya kita para pemuda pemudi bangsa untuk meneruskan perjuangan para leluhur kita?
Peran para generasi bangsa indonesia khususnya kita para pemuda pemudi indonesia ialah dengan cara meneruskan perjuangan leluhur kita dalam memajukan dan mensejahterakan bangsa ,akan tetapi dalam perjuangan yang kita lakukan itu tidaklah sama dengan perjuangan para leluhur kita, dalam artian berperang  mati matian menggunakan senjata, karena tidak memungkinkan apa-apa yang di lakukan oleh mereka untuk kita lakukan sekarang karena kondisi dulu dengan kondisi saat ini sangatlah berbeda karena kondisi yang mereka alami ialah penjajahan,pembantaian,pembunuhan yang di lakukan oleh penjajah yang ingin merebut negara ini, maka dari itu, bisa di tarik pemahaman, bahwa jika suatu negara ingin maju, maka caranya yaitu dengan memerangi negara lain dalam artian membuat negara lain itu berada di bawah kekuasaan, dan strategi seperti ini sudah tidak berlaku pada hari ini, melainkan  perang antar negara yang berlaku saat ini ialah para generasi bangsa dari berbagai negara tersebut itu saling mati matian untuk memajukan negaranya melebihi negara yang lain, lantas yang menjadi pertanyaan bagaimana cara generasi bangsa indonesia khususnya kita para pemuda pemudi bangsa indonesia untuk memajukan bangsa indonesia melebihi negara lain?
Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan para generasi bangsa untuk membuat negara/bangsa indonesia ini lebih maju dari pada negara lain, seperti, salah satunya yaitu dengan meraih prestasi, memenangkan sebuah ajang perlombaan antar negara seperti meraih emas perlombaan internasional seperti pencak silat, sepak bola, bulu tangkis, dll. Dan seperti membuat sebuah karya yang mendunia dan banyak lagi cara sebenarnya bisa di lakukan para generasi bangsa khususnya kita para pemuda pemudi bangsa Indonesia yang perlu kita renungi dan resapi, apakah para generasi bangsa khususnya kita para pemuda pemudi bangsa mau berusaha untuk memajukan bangsa/negara indonesia ini?

Maka dari itu, sebagai rakyat yang mencintai tanah air ini dan juga sebagai penerus yang siap memikul tanggung jawab yang di amanahkan oleh para leluhur, marilah kita bersama-sama berjuang untuk memajukan bangsa, agar bangsa indonesia tidak kalah dalam persaingan global dengan negara-negara adidaya di luar sana, siap membuktikan kecintaan kepada negara sebagai mana jargon yang sering kita dengar 
حب الوطن من الإيمان"

 " Cinta Tanah Air adalah bagian dari Iman "

SANTRI, berbicara dan membaca sejarah nasional tidak mungkin mengabaikan kaum santri yang telah teruji dalam mengawal Negri ini. Di tengah berbagai masalah yang mendera bangsa Indonesia saat ini, perlu kiranya seluruh elemen bangsa merenungi kiprah dan etos jihad kaum santri. Etos jihad kaum santri berdiri di atas tiga pilar, yaitu:
 
نهضة الوطن

Sebagai Pilar kebangsaan.

تصوير الأفگار

 Sebagai pilar ke-cendekia-an.

نهضة التجار

Sebagai pilar kemandirian.
 
• Pilar kebangsaan perlu terus dipupuk dan dikembangkan di tengah tarikan faham fundamentalisme agama dan fundamentalisme umum. 
• Pilar ke-cendekiaan harus ditegakkan karena kecendekiaan adalah pilar peradaban dan syarat sebuah Negri/Bangsa meraih harkat dan martabatnya di hadapan Negri/bangsa lain. 
• Kecendekiaan tidak hanya diukur dari pendidikan formal tetapi mental dan nalar intelektual yang terbuka terhadap pemikiran dan inovasi baru, dengan berpedoman pada kaidah: 

ألمحافظة على القديم الصالح والأخذ  باالجديد الأصلح

memelihara (menjaga) nilai atau ajaran lama yang baik, dan mengambil nilai atau ajaran baru yang lebih baik”.

"Melestarikan (Memelihara) Nilai Atau Ajaran tradisi lama yang baik, dan menciptakan (Mengambil) Nilai Atau Ajaran tradisi baru yang lebih baik.

ألإصلاح الى ماهوالأصلح ثم الأصلح فالأصلح

“Memperbaiki menuju sesuatu  yang lebih baik, lebih baik dan seterusnya”.

 Dan santri harus siap membuktikan bahwa indonesia tidak hanya katanya saja merdeka, tapi merdeka yang benar-benar sejatinya merdeka, makmur seperti yang di harapkan oleh para leluhur.
Bahkan hingga sang Guru dan Kyai wafat pun, akan terus berlanjut, sehingga Terus melahirkan santri-santri yang terus berkomitmen untuk berkontribusi bagi bangsa Negri Indonesia yang kita cintai. Kiranya kita masih bisa menggantung harapan, semoga akan dapat mendekati terwujudnya:

بلدة طيبة ورب غفور


Penulis :
Moh. Agisna Maulana
Editor :
Ust. Bilal
Layouter :
Ust. Saifuddin

 


Comments

Popular posts from this blog

MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA

 MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA Pertanyaan: Bagaimana hukum mengumpulkan niat puasa Ramadan sebulan penuh pada malam pertama?  JAWABAN: Hukum niat puasa sebulan penuh pada malam pertama bulan ramadan adalah sunnah. Sedangkan hukum niat puasa setelah hari pertama, ulama berbeda pendapat: 1. Menurut madzhab syafi'iyah niat puasa untuk sebulan penuh hanya cukup untuk puasa satu hari, sehingga setiap puasa pada bulan Ramadan wajib diniati. 2. Sedangkan menurut imam Malik niat puasa Ramadan untuk sebulan penuh sudah mencukupi, sehingga untuk hari-hari berikutnya tidak wajib niat kembali. Seperti penjelasan yang terdapat dalam kitab attaqrirat assadidah halaman 440. Referensi :  التقريرات السديدة في مسائل المفيدة ص : 440 وتجب النية لكل يوم لأن كل يوم عبادة مستقلة ولا تكفي نية واحدة لكل الشهر على المعتمد ولكن تسن, وفيها فائدتان : الأولى صحة صوم يوم نسي تبييت النية فيه على مذهب الإمام مالك, والثانية أخذه الأجر كاملا لو مات قبل تمام الشهرا عتبارا بنيته. ...

PUISI

Jeritan Haluan Kiri Oleh : Sholahul Amal SEANDAINYA ,,, Fanatik setingkat buta Kata pembodohan terdengar di mana-mana Mengkritik dinilai kekirian  Patuh konstitusi disebut sayap kanan Di era baru... Apa mau mu ?!!!!! Padahal komunis sudah hidup sengsara Ideologi nya hilang entah kemana Negara sudah tidak mungkin di tata secara fasis Warga tidak lagi diperlakukan dengan bengis Ide-ide bebas sekian lama tidak disuarakan  Gerakan reformasi terbungkam ketakutan Tapi mengapa fitnah komunis masih berkoar ??? Suka menuduh komunis pada lawan yang tidak sepemikiran Menilai sama antara komunis dan atheis Mengaku agamis,,,kelakuannya menduakan tuhan Dasar !!! wajah agamis bernafaskan atheis.* Persimpangan kiri jalan, 18 september 2021 Sang Cipta Benih Oleh: Mula Ragil Apa kabar kau dengan tunasmu Sudah besar berkembang Atau mulai goyah  Tertawan udara kepung wilayah ................ Kuatlah kau akar Kokohlah sang dahan Jangkaulah sorga kau ranting Tebarlah harap indah kau daun Moga ...

MENGIKUTI IMAM YANG LUPA ROKAAT SHOLAT

Pertanyaan : bagaimana tindakan yang benar bagi makmum, ketika mendapati imam menambah rakaat? Jawaban : Apabila makmum mendapati imam menambah raka'at dalam shalat, maka tidak boleh baginya mengikuti raka’at yang ditambah oleh  imam, dan hal tersebut bisa menyebabkan shalatnya batal. Karena dianggap bermain-main dalam shalat.  Akan tetapi, jika makmum tidak  sadar bahwa imam telah menambah rakaat, lalu dia mengikutinya, maka hukum sholatnya tidak batal.  Referensi: فرع) لو قام إمامه لزيادة، كخامسة، ولو سهوا، لم يجز له متابعته، ولو مسبوقا أو شاكا في ركعة، بل يفارقه، ويسلم، أو ينتظره - على المعتمد -. [البكري الدمياطي، إعانة الطالبين على حل ألفاظ فتح المعين، ٥٠/٢] (قوله: لو قام إمامه لزيادة) أي على صلاته. (قوله:كخامسة) تمثيل للزيادة. (قوله: ولو سهوا) أي ولو قام حال كونه ساهيا بأن صلاته قد كملت. (قوله: لم يجز له متابعته) أي لم يجز للمأموم أن يتابعه في الركعة الزائدة، فإن تابعه بطلت صلاته لتلاعبه، ومحله إن كان المأموم عالما بالزيادة، فإن كان جاهلا بها وتابعه فيها لم تبطل...