Skip to main content

CATATAN SANTRI

Santri tukang las bukan santri tukang ngeles

JANGAN NGELES DEH KALAU TIDAK MAU DILAS !!!



Bagi kebanyakan orang mungkin tidak akan mampu untuk  menjalaninya. Namun, orang-orang dengan profesi tersebut memiliki sifat ke-sederhana-an, rendah hati, atau keramahan yang lebih baik dari orang-orang lainnya yang mungkin memiliki pekerjaan yang mentereng. Aahhh… inilah salah satu realita hidup…ada sebuah perjuangan , dan di setiap perjuangan kita akan melewati sakit, panas, perih, dan pedih ,dan hidup itu nggak selamanya manis, pasti ada asam asin garam nya dunia .


Salah satunya dari mereka adalah SANTRI TUKANG LAS.


Bener…ini bener-bener SANTRI TUKANG LAS  bukan SANTRI TUKANG NGELES yang memang banyak berasal dari berbagai macam profesi apapun lainnya. Semacam tersangka korupsi yang tiba-tiba ngeles sakit ketika mau diperiksa, atau santri santri yang ngeles dengan status pelanggaran nya, atau berbagai profesi lainnya yang mereka sangat pinter ngeles sesuai kadar ke-profesian-nya.


Ini juga bener-bener  SANTRI TUKANG LAS menyambungkan besi  dengan logam.  bahan sambungan seperti di otomotif, konstruksi, Jembatan, pagar rumah dll, bukan pula para orang tua yang memanggil pengajar untuk pelajaran tambahan bagi anak-anaknya, bukan nge-Les pelajaran..tapi ini memang SANTRI TUKANG LAS   suatu hari Ada gerbang  hitam besar depan pondok pesantren Zainul hasanain yang pegang Ngan nya patah bertanda akan copot, gerbang yang terbuat dari besi ini memang sudah benar-benar perlu di las bukan di les  pikir saya, keputusan ini saya ambil karena sudah sekitar beberapa minggu juga patah. Patah nya pegang Ngan  tetap “dipertahankan .

 SANTRI Tukang Las  adalah solusi terbaik untuk melakukan perbaikan gerbang ini,

sejurus kemudian, mulailah saya mengeluarkan peralatan. Palu yang diperlukan untuk meluruskan besi yang sudah bengkok, dan peralatan lainnya yang semakin menarik minat teman untuk memperhatikannya. Beberapa saat kemudian, ketika pengelasan belum berjalan, dan saya  mulai sibuk membongkar peralatan , “ada masalah nih” pikir saya dalam hati. Dan ternyata memang ada masalah . Listrik nya padam   ." Saya pun  kemudian meninggalkan peralatan saya, dan berjalan  ke belakang untuk menghidupkan diesel pembangkit listrik dengan tegangan arus listrik yang mengalir normal 220 v . Listrik merupakan  arus dasar yang digunakan untuk pekerjaan pengelasan, secara sederhana dapat dikatakan, tanpa listrik  api yang digunakan untuk pengelasan tidak akan menyala.Kemudian, setelah listrik tersedia, dengan lancarlah proses pengelasan terjadi, dan tidak sampai 20 menit, pegangan gerbang yang tadinya patah kembali  kuat seperti semula. 



“Kami hanya Santri, tidak tahu apa itu individualis karena kami diajarkan kitabis dan agamis.

    Jika santri putri mencari santri putra yang berdasi lalu apalah daya, karena kami hanya SANTRI TUKANG LAS yang berpeci.” kalau Ingin cari pasangan, ya santri! Karena santri siap jadi imam sholat jamaah, juga bisa khitobah bisa mimpin yasinan, bisa mimpin manaqiban, bisa mimpin diba’an bisa mimpin tahlilan   bahkan bisa masak sendirian saat istri bepergian.”



Penulis :

Ust. Khairuddin

Editor :

Ust. Bilal

Lay out :

BarArt

 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA

 MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA Pertanyaan: Bagaimana hukum mengumpulkan niat puasa Ramadan sebulan penuh pada malam pertama?  JAWABAN: Hukum niat puasa sebulan penuh pada malam pertama bulan ramadan adalah sunnah. Sedangkan hukum niat puasa setelah hari pertama, ulama berbeda pendapat: 1. Menurut madzhab syafi'iyah niat puasa untuk sebulan penuh hanya cukup untuk puasa satu hari, sehingga setiap puasa pada bulan Ramadan wajib diniati. 2. Sedangkan menurut imam Malik niat puasa Ramadan untuk sebulan penuh sudah mencukupi, sehingga untuk hari-hari berikutnya tidak wajib niat kembali. Seperti penjelasan yang terdapat dalam kitab attaqrirat assadidah halaman 440. Referensi :  التقريرات السديدة في مسائل المفيدة ص : 440 وتجب النية لكل يوم لأن كل يوم عبادة مستقلة ولا تكفي نية واحدة لكل الشهر على المعتمد ولكن تسن, وفيها فائدتان : الأولى صحة صوم يوم نسي تبييت النية فيه على مذهب الإمام مالك, والثانية أخذه الأجر كاملا لو مات قبل تمام الشهرا عتبارا بنيته. ...

PUISI

Jeritan Haluan Kiri Oleh : Sholahul Amal SEANDAINYA ,,, Fanatik setingkat buta Kata pembodohan terdengar di mana-mana Mengkritik dinilai kekirian  Patuh konstitusi disebut sayap kanan Di era baru... Apa mau mu ?!!!!! Padahal komunis sudah hidup sengsara Ideologi nya hilang entah kemana Negara sudah tidak mungkin di tata secara fasis Warga tidak lagi diperlakukan dengan bengis Ide-ide bebas sekian lama tidak disuarakan  Gerakan reformasi terbungkam ketakutan Tapi mengapa fitnah komunis masih berkoar ??? Suka menuduh komunis pada lawan yang tidak sepemikiran Menilai sama antara komunis dan atheis Mengaku agamis,,,kelakuannya menduakan tuhan Dasar !!! wajah agamis bernafaskan atheis.* Persimpangan kiri jalan, 18 september 2021 Sang Cipta Benih Oleh: Mula Ragil Apa kabar kau dengan tunasmu Sudah besar berkembang Atau mulai goyah  Tertawan udara kepung wilayah ................ Kuatlah kau akar Kokohlah sang dahan Jangkaulah sorga kau ranting Tebarlah harap indah kau daun Moga ...

MENGIKUTI IMAM YANG LUPA ROKAAT SHOLAT

Pertanyaan : bagaimana tindakan yang benar bagi makmum, ketika mendapati imam menambah rakaat? Jawaban : Apabila makmum mendapati imam menambah raka'at dalam shalat, maka tidak boleh baginya mengikuti raka’at yang ditambah oleh  imam, dan hal tersebut bisa menyebabkan shalatnya batal. Karena dianggap bermain-main dalam shalat.  Akan tetapi, jika makmum tidak  sadar bahwa imam telah menambah rakaat, lalu dia mengikutinya, maka hukum sholatnya tidak batal.  Referensi: فرع) لو قام إمامه لزيادة، كخامسة، ولو سهوا، لم يجز له متابعته، ولو مسبوقا أو شاكا في ركعة، بل يفارقه، ويسلم، أو ينتظره - على المعتمد -. [البكري الدمياطي، إعانة الطالبين على حل ألفاظ فتح المعين، ٥٠/٢] (قوله: لو قام إمامه لزيادة) أي على صلاته. (قوله:كخامسة) تمثيل للزيادة. (قوله: ولو سهوا) أي ولو قام حال كونه ساهيا بأن صلاته قد كملت. (قوله: لم يجز له متابعته) أي لم يجز للمأموم أن يتابعه في الركعة الزائدة، فإن تابعه بطلت صلاته لتلاعبه، ومحله إن كان المأموم عالما بالزيادة، فإن كان جاهلا بها وتابعه فيها لم تبطل...