Skip to main content

PUISI


Rindu Ibu

Bila malam telah tiba

Gelap pun menyelimuti suasana malam ini

Sunyi sepi kurasakan

Tanpa dirimu disisi

Belaianmu yang kurindukan

Senyummu yang selalu kuingat

Tutur katamu yang menawan

Seakan selalu kubawa dalam mimpi

Engkaulah bulan malamku

Engkaulah penerang hidupku

Ku ingin bertemu denganmu

Merasakan pelukan hangat darimu

Ibu........aku rindu......

I miss you....... *


Drama titik koma

Saat letih jadi kawan

Frustasi pun jamah angan

Ku tengok langit berbinar anting lekat ratap memikat

Ratap hamba yang tunduk hina

Mohon ampun tapi tak tunduk nafsu rasa

Mohon bahagia malah sana sini umbar amarah

Mohon merdeka gemah ripa masih lupa alur dunia

Mohon kuasa atas jiwa namun bingung harus kemana

Mohon ini bertumpuk itu ditopang sini

ditambah situ bersama dia borong semua

..........

Aku letih

Tak ingin berlomba 

Ambil saja apa yang ada

Tapi kalau tak minta 

Nanti dikira durhaka

Mungkin tugasku hanya menghamba

Liat tuan puas saja

Nikmat rasanya.*mlrgl


Rahman-Rahim

Akankah Rahwana tak pernah dapat Sinta ???

Meski hati sepi raga 

Asal balas bisa bersama

Tapi kisah ini sudah dirasa dosa

Menulisnya pun pasti penuh cela

Hanya Rama yang pantas  jadi damba

Semua harap hanya dipersembahkan padanya

Tuk rebut Sinta dari tangan Sang Durjana

Sebab tak ada belas kasih bagi pendosa

Yang hanya punya sejuta murni rasa menjulang megah.*mlrgl


*Penulis : Moh. Arif Hidayatullah

    Gili ketapang

 

 

Comments

Popular posts from this blog

MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA

 MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA Pertanyaan: Bagaimana hukum mengumpulkan niat puasa Ramadan sebulan penuh pada malam pertama?  JAWABAN: Hukum niat puasa sebulan penuh pada malam pertama bulan ramadan adalah sunnah. Sedangkan hukum niat puasa setelah hari pertama, ulama berbeda pendapat: 1. Menurut madzhab syafi'iyah niat puasa untuk sebulan penuh hanya cukup untuk puasa satu hari, sehingga setiap puasa pada bulan Ramadan wajib diniati. 2. Sedangkan menurut imam Malik niat puasa Ramadan untuk sebulan penuh sudah mencukupi, sehingga untuk hari-hari berikutnya tidak wajib niat kembali. Seperti penjelasan yang terdapat dalam kitab attaqrirat assadidah halaman 440. Referensi :  التقريرات السديدة في مسائل المفيدة ص : 440 وتجب النية لكل يوم لأن كل يوم عبادة مستقلة ولا تكفي نية واحدة لكل الشهر على المعتمد ولكن تسن, وفيها فائدتان : الأولى صحة صوم يوم نسي تبييت النية فيه على مذهب الإمام مالك, والثانية أخذه الأجر كاملا لو مات قبل تمام الشهرا عتبارا بنيته. ...

PUISI

Jeritan Haluan Kiri Oleh : Sholahul Amal SEANDAINYA ,,, Fanatik setingkat buta Kata pembodohan terdengar di mana-mana Mengkritik dinilai kekirian  Patuh konstitusi disebut sayap kanan Di era baru... Apa mau mu ?!!!!! Padahal komunis sudah hidup sengsara Ideologi nya hilang entah kemana Negara sudah tidak mungkin di tata secara fasis Warga tidak lagi diperlakukan dengan bengis Ide-ide bebas sekian lama tidak disuarakan  Gerakan reformasi terbungkam ketakutan Tapi mengapa fitnah komunis masih berkoar ??? Suka menuduh komunis pada lawan yang tidak sepemikiran Menilai sama antara komunis dan atheis Mengaku agamis,,,kelakuannya menduakan tuhan Dasar !!! wajah agamis bernafaskan atheis.* Persimpangan kiri jalan, 18 september 2021 Sang Cipta Benih Oleh: Mula Ragil Apa kabar kau dengan tunasmu Sudah besar berkembang Atau mulai goyah  Tertawan udara kepung wilayah ................ Kuatlah kau akar Kokohlah sang dahan Jangkaulah sorga kau ranting Tebarlah harap indah kau daun Moga ...

MENGIKUTI IMAM YANG LUPA ROKAAT SHOLAT

Pertanyaan : bagaimana tindakan yang benar bagi makmum, ketika mendapati imam menambah rakaat? Jawaban : Apabila makmum mendapati imam menambah raka'at dalam shalat, maka tidak boleh baginya mengikuti raka’at yang ditambah oleh  imam, dan hal tersebut bisa menyebabkan shalatnya batal. Karena dianggap bermain-main dalam shalat.  Akan tetapi, jika makmum tidak  sadar bahwa imam telah menambah rakaat, lalu dia mengikutinya, maka hukum sholatnya tidak batal.  Referensi: فرع) لو قام إمامه لزيادة، كخامسة، ولو سهوا، لم يجز له متابعته، ولو مسبوقا أو شاكا في ركعة، بل يفارقه، ويسلم، أو ينتظره - على المعتمد -. [البكري الدمياطي، إعانة الطالبين على حل ألفاظ فتح المعين، ٥٠/٢] (قوله: لو قام إمامه لزيادة) أي على صلاته. (قوله:كخامسة) تمثيل للزيادة. (قوله: ولو سهوا) أي ولو قام حال كونه ساهيا بأن صلاته قد كملت. (قوله: لم يجز له متابعته) أي لم يجز للمأموم أن يتابعه في الركعة الزائدة، فإن تابعه بطلت صلاته لتلاعبه، ومحله إن كان المأموم عالما بالزيادة، فإن كان جاهلا بها وتابعه فيها لم تبطل...