Skip to main content

SALAM REDAKSI

 Pondok pesantren merupakan salah satu bentuk lembaga pendidikan di Indonesia. Dengan metode serta model pendidikan yang unik, pondok pesantren telah menjadi lembaga pendidikan tertua yang tetap mempertahankan nilai keluhurannya. Khususnya pondok pesantren salaf dengan keistiqomahannya dalam mendidik serta melahirkan generasi penerus para salaf as-sholih melalui usaha kerja keras para masyayikh, asatidz dan alumni.

Dari sini kita memahami, untuk merawat dan memperkuat keistiqomahan dalam ber-tafaqquh fi ad-addin dibutuhkan yang nama nya pemersatu/wadah (red : ukhuwah). Sebagai  tempat muhasabah dan musyawarah tentang apa yang selama ini kita berikan dan usahakan serta apa yang akan kita laksanakan di kemudian hari. Hal-hal inilah yang menjadi pertimbangan berdirinya Mismarul Ulum Zainil Hasanain atau yang disingkat MUZ.

Mismarul Ulum Zainil Hasanain dideklarasikan pada tanggal 17 Dzul hijjah 1442 H, bertepatan tanggal 27 Juli 2021 M. Berawal dari pembahasan-pembahasan ringan yang biasa dilakukan sebagai penghilang penat selepas diadakannya belajar malam di perpustakaan putra PP. Zainul Hasanain. Dari yang awalnya hanya berupa pembahasan masa depan menjalar menjadi pembahasan tentang siapa kita ?, dari mana kita berasal ? dan kemana kita harus kembali ?. Pembahasan rumit ini berlangsung lama dan penuh emosi, sebab masih simpang siurnya apa yang akan kita perbuat ? dan bagaimana gambaran jelas suatu yang akan kita perbuat ?. Sehingga banyak dari teman-teman pada saat itu yang tidak yakin hal ini dapat terealisasi. Namun berkat bantuan serta masukan dari Nun Ahsan Abdillah Wahid dan I’tiqad kuat dari teman-teman yang lain, maka tepat pada pukul 02.35 wib telah resmi disepakati berdirinya Mismarul Ulum Zainil Hasanain.

Mismarul Ulum Zainil Hasanain merupakan wadah yang memperkenalkan hasil-hasil karya masyayikh, alumni bahkan santri. Melalui namanya Mismarul Ulum Zainil Hasanain (Pakunya keilmuan zainul hasanain), semoga dapat menjadi wasilah yang semakin menancapkan dan mempererat ukhuwah islamiyah masyayikh, alumni dan santri PP. Zainul Hasanain.


Penulis : Mohammad Hasan

Editor.   : Bilal

Layouter: Arif Abdil Bar


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA

 MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA Pertanyaan: Bagaimana hukum mengumpulkan niat puasa Ramadan sebulan penuh pada malam pertama?  JAWABAN: Hukum niat puasa sebulan penuh pada malam pertama bulan ramadan adalah sunnah. Sedangkan hukum niat puasa setelah hari pertama, ulama berbeda pendapat: 1. Menurut madzhab syafi'iyah niat puasa untuk sebulan penuh hanya cukup untuk puasa satu hari, sehingga setiap puasa pada bulan Ramadan wajib diniati. 2. Sedangkan menurut imam Malik niat puasa Ramadan untuk sebulan penuh sudah mencukupi, sehingga untuk hari-hari berikutnya tidak wajib niat kembali. Seperti penjelasan yang terdapat dalam kitab attaqrirat assadidah halaman 440. Referensi :  التقريرات السديدة في مسائل المفيدة ص : 440 وتجب النية لكل يوم لأن كل يوم عبادة مستقلة ولا تكفي نية واحدة لكل الشهر على المعتمد ولكن تسن, وفيها فائدتان : الأولى صحة صوم يوم نسي تبييت النية فيه على مذهب الإمام مالك, والثانية أخذه الأجر كاملا لو مات قبل تمام الشهرا عتبارا بنيته. ...

PUISI

Jeritan Haluan Kiri Oleh : Sholahul Amal SEANDAINYA ,,, Fanatik setingkat buta Kata pembodohan terdengar di mana-mana Mengkritik dinilai kekirian  Patuh konstitusi disebut sayap kanan Di era baru... Apa mau mu ?!!!!! Padahal komunis sudah hidup sengsara Ideologi nya hilang entah kemana Negara sudah tidak mungkin di tata secara fasis Warga tidak lagi diperlakukan dengan bengis Ide-ide bebas sekian lama tidak disuarakan  Gerakan reformasi terbungkam ketakutan Tapi mengapa fitnah komunis masih berkoar ??? Suka menuduh komunis pada lawan yang tidak sepemikiran Menilai sama antara komunis dan atheis Mengaku agamis,,,kelakuannya menduakan tuhan Dasar !!! wajah agamis bernafaskan atheis.* Persimpangan kiri jalan, 18 september 2021 Sang Cipta Benih Oleh: Mula Ragil Apa kabar kau dengan tunasmu Sudah besar berkembang Atau mulai goyah  Tertawan udara kepung wilayah ................ Kuatlah kau akar Kokohlah sang dahan Jangkaulah sorga kau ranting Tebarlah harap indah kau daun Moga ...

MENGIKUTI IMAM YANG LUPA ROKAAT SHOLAT

Pertanyaan : bagaimana tindakan yang benar bagi makmum, ketika mendapati imam menambah rakaat? Jawaban : Apabila makmum mendapati imam menambah raka'at dalam shalat, maka tidak boleh baginya mengikuti raka’at yang ditambah oleh  imam, dan hal tersebut bisa menyebabkan shalatnya batal. Karena dianggap bermain-main dalam shalat.  Akan tetapi, jika makmum tidak  sadar bahwa imam telah menambah rakaat, lalu dia mengikutinya, maka hukum sholatnya tidak batal.  Referensi: فرع) لو قام إمامه لزيادة، كخامسة، ولو سهوا، لم يجز له متابعته، ولو مسبوقا أو شاكا في ركعة، بل يفارقه، ويسلم، أو ينتظره - على المعتمد -. [البكري الدمياطي، إعانة الطالبين على حل ألفاظ فتح المعين، ٥٠/٢] (قوله: لو قام إمامه لزيادة) أي على صلاته. (قوله:كخامسة) تمثيل للزيادة. (قوله: ولو سهوا) أي ولو قام حال كونه ساهيا بأن صلاته قد كملت. (قوله: لم يجز له متابعته) أي لم يجز للمأموم أن يتابعه في الركعة الزائدة، فإن تابعه بطلت صلاته لتلاعبه، ومحله إن كان المأموم عالما بالزيادة، فإن كان جاهلا بها وتابعه فيها لم تبطل...