Skip to main content

DILEMA ANAK ZINA


Dilema anak zina dalam pandangan agama dan negara


Alur Cerita Masalah :

Nia adalah anak yang sangat cerdas dan cantik dengan kelebihan yang dimilikinya semua kekurangan yang dia mililki tertutup rapat. Ketika nia beranjak dewasa, dia harus menerima kenyataan pahit bahwa dirinya adalah anak yang lahir dari hubungan yang gelap (zina). Namun nia mengalami kebingungan terkait masalah nasab dan warisannya dalam pandangan agama dan negara. 

Pertanyaan

Bagaimanakah status nasabnya nia ? 

Jawaban

Status nasabnya mengikut pada ibunya. 

Bisa bernasab pada si suami sang ibu /ayah biologisnya, asal saat menikah si ibu di jima’ dan kelahirannya tidak kurang dari 6 bulan dan tidak lebih dari 4 tahun. Sedangkan anak yang hasil dari zina dengan laki-laki gila, maka masih bernasab pada ayahnya yg menzinai karena termasuk wathi’ syubhat. 

Refrensi

(بغية المسترشدين ص:234) 

(مسئلة) ملخصة مع زيادة من الإكسير العزيز الشريف محمد بن أحمد عنقاء في حديث الولد للفراش اخ إذا كانت المرأة فراشا لزوجها أوسيدها فأنت بولد من الزنا كان الولد منسوبا بالصاحب الفراش لا الى الزاني فلا يلحقه الولد ولا ينسب إليه ظاهرا ولا باطنا. 

(بغية المسترشدين ص:234)

(مسئلة ي ش ) نكح حاملا من الزنا فولدت كاملا كان له اربعة احوال إما منتف عن الزوج ظاهرا وباطنا من غير ملاعنة وهو المولود لدون ستة أشهر من إمكان الجماع بعد العقد او لأكثر من اربع سنين من اخر إمكان الجماع وإما لاحق به وتثبت له الأحكام إرثا وغيره ظاهرا.


 Apakah nia masih mendapatkan warisan menurut pandangan agama? 

Jawaban: mendapat warisan dari ibunya. Bisa mendapat warisan dari sang ayah biologisnya, asal saat ayah menikahi ibunya terjadi jima’ dan kelahirannya tidak kurang dari 6 bulan dan tidak lebih dari 4 tahun.


Refrensi :

( توشيخ على ابن قاسم ص:188)

(والرابع فرض اثنين) فرض (الزوج مع الولد او ولد الإبن) لزوجته وإن سفل ذكرا كان ذلك الفرع او انثى (سواء كان ذلك الولد) اي الفرع الوارث (منه) اي الزوج (او من غيره) ولو من زنا لأن ولد الزنا ينسب إلى أمه. 

فقه السنة (3/ 657)

ابن الزنا وابن الملاعنة ابن الزنا هو المولود من غير زواج شرعي وابن الملاعنة هو الذي نفى الزوج الشرعي نسبه منه.

وابن الزنا وابن الملاعنة لا توارث بينهما وبين أبويهما باجماع المسلمين لانتفاء النسب الشرعي. وإنما التوارث بينهما وبين أميهما.

فعن ابن عمر أن رجلا لاعن امرأته في زمن النبي صلى الله عليه وسلم وانتفى من ولدها ففرق النبي بينهما وألحق الولد بالمرأة.

رواه البخاري وأبو داود. ولفظه " جعل رسول الله صلى الله عليه وسلم ميراث ابن الملاعنة لامه ولورثتها من بعدها " ونص مادة

" 47 " من قانون الميراث " يرث ولد الزنا وولد اللعان من الام وقرابتها وترثهما الام وقرابتها. "

(بغية المسترشدين ص:234)

(مسئلة ي ش ) نكح حاملا من الزنا فولدت كاملا كان له اربعة احوال إما منتف عن الزوج ظاهرا وباطنا من غير ملاعنة وهو المولود لدون ستة أشهر من إمكان الجماع بعد العقد او لأكثر من اربع سنين من اخر إمكان الجماع وإما لاحق به وتثبت له الأحكام إرثا وغيره ظاهرا.



Perumus : 

Seluruh anggota LBM Putri PP. Zainul Hasanain


Musahih ;

Ust. Miftahul Ulum

Ust. Hasan

Ust. Badrus shaleh


Editor :

BarArt

Layouter :

Ust. Saifuddin

 

Comments

Popular posts from this blog

MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA

 MENGUMPULKAN NIAT PUASA RAMADAN PADA MALAM PERTAMA Pertanyaan: Bagaimana hukum mengumpulkan niat puasa Ramadan sebulan penuh pada malam pertama?  JAWABAN: Hukum niat puasa sebulan penuh pada malam pertama bulan ramadan adalah sunnah. Sedangkan hukum niat puasa setelah hari pertama, ulama berbeda pendapat: 1. Menurut madzhab syafi'iyah niat puasa untuk sebulan penuh hanya cukup untuk puasa satu hari, sehingga setiap puasa pada bulan Ramadan wajib diniati. 2. Sedangkan menurut imam Malik niat puasa Ramadan untuk sebulan penuh sudah mencukupi, sehingga untuk hari-hari berikutnya tidak wajib niat kembali. Seperti penjelasan yang terdapat dalam kitab attaqrirat assadidah halaman 440. Referensi :  التقريرات السديدة في مسائل المفيدة ص : 440 وتجب النية لكل يوم لأن كل يوم عبادة مستقلة ولا تكفي نية واحدة لكل الشهر على المعتمد ولكن تسن, وفيها فائدتان : الأولى صحة صوم يوم نسي تبييت النية فيه على مذهب الإمام مالك, والثانية أخذه الأجر كاملا لو مات قبل تمام الشهرا عتبارا بنيته. ...

Santri itu Mahkluk Apa ?

  SANTRI ITU MAKHLUK APA ? E-book   Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata santri mengandung dua makna, arti pertama adalah orang yang mendalami agama islam, dan yang ke-dua orang yang beribadah dengan sungguh-sungguh atau orang saleh. Istilah santri selama ini digunakan untuk menyebut kaum atau orang-orang yang sedang atau pernah memperdalam ajaran agama islam di Pondok Pesantren. Kata “Pesantren” inilah oleh sebagian kalangan diyakini sebagai asal-usul terciptanya istilah santri. Mendengar kata santri sudah pasti tidak asing lagi ditelinga kita, bahwasanya santri itu adalah orang yang berpeci, bersarung dan berbaju koko. Tidak hanya itu sering kali orang berspekulasi bahwa santri itu rajin ibadah, mengaji dll. Padahal sesuai dengan kenyataan yang ada tidak semua santri seperti itu. Apalagi pada zaman sekarang ini yang bisa juga disebut Zaman Android. Mulai bangun tidur sampai bangun lagi pasti tidak lepas dengan yang namanya handphone, mau ini lihat handphone,...

PUISI

Jeritan Haluan Kiri Oleh : Sholahul Amal SEANDAINYA ,,, Fanatik setingkat buta Kata pembodohan terdengar di mana-mana Mengkritik dinilai kekirian  Patuh konstitusi disebut sayap kanan Di era baru... Apa mau mu ?!!!!! Padahal komunis sudah hidup sengsara Ideologi nya hilang entah kemana Negara sudah tidak mungkin di tata secara fasis Warga tidak lagi diperlakukan dengan bengis Ide-ide bebas sekian lama tidak disuarakan  Gerakan reformasi terbungkam ketakutan Tapi mengapa fitnah komunis masih berkoar ??? Suka menuduh komunis pada lawan yang tidak sepemikiran Menilai sama antara komunis dan atheis Mengaku agamis,,,kelakuannya menduakan tuhan Dasar !!! wajah agamis bernafaskan atheis.* Persimpangan kiri jalan, 18 september 2021 Sang Cipta Benih Oleh: Mula Ragil Apa kabar kau dengan tunasmu Sudah besar berkembang Atau mulai goyah  Tertawan udara kepung wilayah ................ Kuatlah kau akar Kokohlah sang dahan Jangkaulah sorga kau ranting Tebarlah harap indah kau daun Moga ...