Pertanyaan : Bagaimana hukum meludah di dalam sholat? Jawaban : Jika meludah ke arah depan atau kanan, maka hukumnya makruh. Namun jika meludah ke arah kiri, maka diperbolehkan, dengan catatan tidak melakukan sholat di dalam masjid. Apabila shalat dikerjakan di masjid maka hukumnya haram, jika sampai mengenai bagian masjid. شرح كا شفة السجا وتاسع عشرها بصق أماما ويمينا لايسارا لخبر الشيخين إذا كان أحدكم في الصلاة فإنه يناجي ربه عز وجل فلا يبزقن بين يديه ولا عن يمينه ولكن عن يساره وهذا في غير المسجد أما فيه فيحرم إن اتصل بشيء من أجزائه بل يبصق في طرف ثوبه من جانبه الأيسر ويلف بعضه ببعض. Terjemah : Kemakruhan yang ke 19 adalah meludah ke arah depan dan kanan, karena terdapat hadits, “ketika salah satu dari kalian sholat, maka sesungguhnya kalian sedang memohon pada allah, maka hendaklah kalian tidak meludah ke arah depan dan kanan, kecuali ke arah kiri”. Hukum makruh ini, jika sholatnya tidak dilaksanakan di masjid, apabila dilakukan di masjid maka hukumnya haram, ...
Informasi seputar ilmu keislaman dan hukum-hukum fiqh yang merujuk pada kitab-kitab klasik ulama salaf dan dapat di percaya kevalidan referensinya.